Rabu, 31 Agustus 2011

Selamat Idul Fitri



Allah selalu punya hadiah untuk kita
Sebuah cahaya di kegelapan
Sebuah rencana untuk setiap hari esok
Sebuah jalan keluar untuk semua permasalahan...
Sebuah kebahagian untuk setiap kesedihan 
Dan sebuah kedewasaan untuk setiap ujian yang datang....

Dihari yang Fitri ini...
kemenangan tlah kita raih...
semoga kita kembali ke fitranya...

Ucap dan kata terkadang melukai hati...
Canda dan tawa terkadang menyakiti...
Sikap dan tingkah laku terkadang terlalu melebihi...
Hingga maksud baikpun terkadang menjadi salah arti....

Di hari yang bahagia ini..., saya mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1432H
Minal aidin walfa idzin.... mohon maaf lahir dan batin


Senin, 15 Agustus 2011

Thank you for loving me


sayang......
Dua belas tahun sudah kita lewati bersama
Banyak suka dan duka yang telah kita lalui berdua
Banyak tawa dan air mata yg telah kita bagi berdua
Banyak juga bahagia dan penderitaan yg telah kita jalani bersama

Saat kau terbaring lelap di sisiku

Kulihat seluruh kelelahan tergambar di wajahmu
Kulihat sejuta keletihan tergurat di wajahmu
Namun tak pernah kudengar keluh kesahmu akan semua itu

Dan saat aku berbaring disisimu

Aku berharap malam tidak bertemu fajar
Gelap tak berganti terang
Sehingga aku dapat memelukmu … erat selamanya....

Kanda....,

Mungkin aku bukan wanita sempurna yg selalu ada dalam tiap mimpimu...
Mungkin aku juga tidak seindah harapanmu...
dan Mungkin aku juga bukan wanita terbaik dalam hidupmu...
Tapi akulah wanita yang mencintaimu dgn seluruh jiwa dan ragaku… tulus....
Engkaupun tahu itu.

Hari ini tepat sudah 12 tahun pernikahan kita...
mungkin bagimu hari ini sama seperti hari kemaren
tapi tidak bagiku........

sayang....
Dalam perjalanan ini tentu saja banyak khilaf karena keterbatasan kita
Oleh karenanya....mari kita bersihkan dengan ikhlas segala noda yang mengotori
lubuk hati kita yang paling dalam
Kita pupuk kembali bahtera rumah tangga kita, agar tumbuh subur dan bermanfaat
bagi orang banyak...
Sehingga biduk itu berlayar dalam sakinnah, mawarddah, wa rahmah....
Yang di dalamnya di perkaya dengan anak2 yang sholeh dan sholehah yang
senantiasa mendoakan kedua orang tuanya......

Terima kasih sayang...
Terima kasih, atas semua yang telah kau berikan dan kita lalui bersama.....
Semoga Allah selalu meridhoi dan memberkahi dalam hidup dan kehidupan kita...

Tuhanku,
Berikanlah kekuatan padanya
Untuk selalu sabar menjadi pendampingku......
happy anniversary sayang....
semoga hari ini, esok dan selamanya kita akan selalu bersama.....
abadi selalu.......

Jumat, 12 Agustus 2011

Mencintai apa adanya


Disaat kamu ingin melepaskan seseorang.....ingatlah pada saat kamu ingin mendapatkannya
Disaat kamu mulai tidak mencintainya..…ingatlah saat pertama kamu jatuh cinta padanya
Disaat kamu mulai bosan dengannya…..ingatlah selalu saat terindah bersamanya
Disaat kamu ingin menduakannya…...bayangkan jika dia selalu setia
DiSaat kamu ingin membohonginya…...ingatlah disaat dia jujur padamu

Maka kamu akan merasakan arti dia untukmu
Jangan sampai disaat dia sudah tidak disisimu,
Kamu baru menyadari semua arti dirinya untukmu

Yang indah hanya sementara
Yang abadi adalah kenangan
Yang ikhlas hanya dari hati
Yang tulus hanya dari sanubari

Tidak mudah mencari yang hilang
Tidak mudah mengejar impian
Namun lebih susah mempertahankan yang ada
Karna walaupun tergenggam bisa terlepas juga

Jika kamu tidak memiliki apa yg kamu sukai, maka sukailah apa yg kamu miliki saat ini
Belajar menerima apa adanya dan berpikir positif….
Hidup bagaikan mimpi, seindah apapun, begitu bangun semuanya sirna tak berbekas
Rumah mewah bagai istana, harta benda yang tak terhitung, kedudukan, dan jabatan yg luar biasa, 

namun…
Ketika nafas terakhir tiba, sebatang jarum pun tak bisa dibawa pergi
Sehelai benang pun tak bisa dimiliki
Apalagi yang mau diperebutkan
Apalagi yang mau disombongkan
Maka jalanilah hidup ini dengan keinsafan nurani

Jangan terlalu perhitungan
Janga hanya mau menang sendiri
Jangan suka sakiti sesama apalagi terhadap mereka yang berjasa bagi kita

Belajarlah tiada hari tanpa kasih
Selalu berlapang dada dan mengalah
Hidup ceria, bebas leluasa…
Tak ada yang tak bisa di ikhlaskan….
Tak ada sakit hati yang tak bisa dimaafkan
Tak ada dendam yang tak bisa terhapus… 

Kamis, 11 Agustus 2011

Ibu



Ibu......
Dalam setiap irama tubuhmu kau selalu menyapa
Dalam kepenatan yang tak pernah terbisikkan kau selalu mendekap
Dalam kerinduan yang sangat kau tak pernah ingin lepas dariku....

Usiaku kini telah berubah...ku bukan lagi balita kecil...
Kaulah yang telah membentuk jiwa mentah ini...
Kaulah yang telah mengelola emosi labil ini..menjadi lokomotif kemajuan
Kaulah yang selalu memberiku keberuntungan dengan nasehatmu
Kala malam telah larut dan gerbang mimpi siap menghampiriku

Dikala yang lain terlelap.....
Kau tak pernah terlena..
Pikiran, hati dan jiwamu kau curahkan tuk masa depanku
Kau selalu  berpacu dengan waktu..
Karena kau tak ingin aku terlindas oleh zaman yang semakin keras...

Kaulah pengantar luasnya ilmu pengetahuanku
Kala wadah kosa kataku hanya bagai tetesan air
Kaulah yang memenuhinya hingga menjadi seluas lautan
Kaulah bintang berkilauku..
Yang tak akan pernah terlupakan
Oleh rangkaian huruf cahaya sejarah peradaban manusia

Ibu......
Andai aku bisa..., akan ku balas segenap cinta dan kasihmu...
Andai aku mampu...., akan ku persembahkan seterang kilauanmu, sehangat dekapanmu, setulus kasihmu dan sebijak nasehatmu....

Ibu.....
Ku tahu tanganmu tak pernah lepas berharap untukku
dalam setiap do'a yang kau panjatkan...
dan senyummu selalu menyapa dalam setiap kata cinta yang keluar dari lisanmu....


Ya Allah.....
Ku tengadahkan tanganku berharap Kau membahagiakannya sepertiku kini...
Sayangilah dia...sebagaimana dia menyayangiku di waktu aku kecil....
Ya Rabbi.....
Sejahterakanlah ibuku, karena beliaulah pelangi dan matahariku......


Rabu, 10 Agustus 2011

Ku ingin kau tahu


Andai aku adalah tulang rusukmu yang telah hilang

 Aku berharap
Jika nanti Allah mempertemukan kita
Kau akan selalu membimbingku
Agar aku menjadi wanita yang sholeha
Yang nantinya akan menjadi bidadarimu di surga
Karena aku ingin kita akan disatukan di dunia dan akhirat


Andai kau ditakdirkan untuk menjadi ayah buat anakku
Jadilah ayah yang bisa mendidik anak-anak kita
Agar mereka kelak menjadi anak kebanggaan buat kita di dunia dan akhirat
yaitu anak yang sholeh dan sholeha
Yang bisa menjunjung tinggi Agama Allah


Andai engkau ditakdirkan untukku
Ku harap kau bisa menjadi imam buatku dan anakku
Kau bisa menjadi pemimpin yang baik dalam rumah tangga kita
Kau bisa mencintai aku apa adanya
Dan kau mampu menyikapi kekuranganku dengan penuh kebijaksanaan


Dan andai aku salah
Tegurlah aku dengan kata-katamu yang penuh dengan kelembutan dan kebijaksanaan
Andai aku marah
Belailah rambutku dengan penuh kasih sayangmu
Agar marahku berubah menjadi kelembutan
Andai aku lupa

Ingatkanlah aku dengan penuh kasih sayang

Agar nanti kau tetap menjadi suri tauladan bagiku dan anak kita



Karena.....
Aku hanya mengharapkan imam yang baik dalam rumah tanggaku
Yang bisa selalu membawa aku ke jalan yang diridhoiNya
Jalan yang menuju surgaNya bersama dirimu.


Insya Allah. Amin.... Amin....... Hanya ini mintaku.


Selasa, 02 Agustus 2011

Belenggu cinta

Waktu demi waktu berlalu dalam hidupku
Basahkan hangat jiwaku
Kau berikan warna cinta padaku
namun itu semua kini Jadi Belenggu bagiku.......


Kasih..... 

Untuk apa kau membatasi setiap gerak langkahku
Sementara ada perasaan kau melupakan diriku
Berilah aku kebebasan memilih jalan hidupku...


Haruskah aku menuruti semua keinginanmu
Sementara hatiku luka....

Hasrat Jiwaku mati....
Sedangkan diriku tak mampu menepis semua itu
Karena cintaku satu...

hanya untukmu......

Senin, 01 Agustus 2011

Mendobrak diri sendiri

Batasan, kadang hanya kita sendiri yang menciptakan. Karena itu, butuh keberanian, tekad, dan kematangan diri untuk mendobrak dan menciptakan kesuksesan demi kesuksesan sejati!

Setiap kali menghadapi tantangan dan cobaan, sebenarnya kita sedang dipersiapkan untuk menjadi insan luar biasa yang mampu menjadi pemenang-pemenang sejati kehidupan.

Pepatah Tiongkok kuno mengatakan: zi wo tu po (mendobrak diri sendiri)! Maka sebenarnya setiap insan tercipta dengan segala macam potensi untuk mengatasi berbagai halangan & rintangan. Hanya saja, adalah pilihan bagi kita, untuk mau selalu "mendobrak", atau sekadar menerima kondisi kenyamanan yang telah diterima.

Manusia pada dasarnya punya hawa nafsu yang membuatnya tak pernah puas. Jika dilihat dari sisi positif, sebenarnya sifat tak pernah puas ini justru akan mendorong orang menuju pada target yang selalu diperbarui. Sehingga, selalu ada kekuatan dan "daya dobrak" yang akan mengangkat derajat seseorang menuju pada level lebih tinggi yang terus diperbaiki. Namun sebaliknya, jika ia langsung berpuas diri saat menerima hasil yang telah diraih-kemudian bertahan di zona nyaman tersebut-bisa jadi ia hanya akan jadi "katak dalam tempurung" yang tak tahu dunianya sendiri.
 

Takut gagal sebelum memulai, takut ditolak sebelum presentasi, takut jatuh sebelum berusaha. Semua itu memang mungkin terjadi. Ketakutan itu memang bisa saja nyata. Tapi, tanpa mencoba, kita tak pernah tahu, ada hal apa di balik ketakutan itu jika berhasil kita terobos.

Karena itu, sebenarnya, keberanian untuk mendobrak diri sendiri harus kita miliki. Sebab, sebagai manusia, kita diberikan berjuta potensi oleh Yang Maha Kuasa. Adalah tanggung jawab kita untuk memilih, potensi apa yang patut kita kedepankan agar mampu meraih prestasi demi prestasi. Atau, kita hanya berhenti pada satu titik dan kemudian menunggu mati.

Mari, dengan sikap & semangat mendobrak diri, kita maksimalkan segala potensi untuk mencapai prestasi! Untuk itu, kita harus mau membayar lebih. Dengan berjuang lebih keras, bekerja lebih giat, berkarya lebih rajin pada titik di mana kita memiliki kemampuan. Berbekal kemauan kuat dan kekayaan mental, kita wujudkan rasa syukur atas karunia Tuhan, dengan memaksimalkan segala potensi yang telah diberikan-Nya. Sehingga, dengan semangat tersebut, saat sukses diraih, akan segera disusul sukses lain yang lebih tinggi. Begitu seterusnya hingga batasan itu berhenti pada titik ajal, sehingga kita bisa meninggalkan dunia ini dengan penuh arti....